Selasa, 02 Februari 2016

Pengertian HTTP, metode HTTP, cara kerja dan fungsi HTTP

PENGERTIAN HTTP

HTTP (Hypertext Transfer Protocol ) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan yang disebut dengan document hyperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan InggrisTim Berners-Lee. Selain menggunakan komunikasi plain text, HTTPS menyandikan data sesi menggunakan protokol SSL (Secure Socket layer) atau protokol TLS (Transport Layer Security). Kedua protokol tersebut memberikan perlindungan yang memadai dari serangan eavesdroppers, dan man in the middle attacks. Pada umumnya port HTTPS adalah 443.
Tingkat keamanan tergantung pada ketepatan dalam mengimplementasikan pada browser web dan perangkat lunak server dan didukung oleh algoritma penyandian yang aktual.
Oleh karena itu, pada halaman web digunakan HTTPS, dan URL yang digunakan dimulai dengan ‘https://’ bukan dengan ‘http://’

METODE PENETAPAN

HTTP menetapkan sembilan metode (kadang disebut "verbs") yang menunjukkan tindakan yang ingin dilakukan terhadap sumber teridentifikasi. Hal yang diwakili sumber ini, berupa data yang sudah ada atau data yang diciptakan secara dinamis, bergantung pada implementasi peladen. Biasanya sumber ini berkaitan dengan berkas atau keluaran dari berkas pelaksana yang menetap di peladen.
1.    HEAD
Meminta tanggapan yang identik dengan tanggapan yang sesuai dengan permintaan GET, namun tanpa badan tanggapan. Ini berguna untuk mengakses informasi meta yang tertulis dalam kepala tanggapan tanpa perlu mengangkut seluruh konten.
2.    GET
Meminta representasi sumber tertentu. Permintaan menggunakan GET (dan beberapa metode HTTP lain) "tidak boleh memiliki kepentingan melakukan tindakan selain pengaksesan". W3C telah menerbitkan prinsip panduan mengenai perbedaan ini dengan menyatakan, "desain aplikasi web harus mematuhi prinsip di atas, serta batasan sejenis.
3.    POST
Mengirimkan data untuk diproses (misalnya dari bentuk HTML) ke sumber teridentifikasi. Data dimasukkan dalam badan permintaan. Ini dapat menghasilkan pembentukan sumber baru atau pemutakhiran sumber yang sudah ada atau keduanya.
4.    PUT
Mengunggah representasi sumber tertentu.
5.    DELETE
Menghapus sumber tertentu.
6.    TRACE
Menggaungkan kembali permintaan yang diterima, sehingga klien dapat melihat perubahan atau tambahan yang dilakukan oleh peladen perantara.
7.    OPTIONS
Mengembalikan metode HTTP yang didukung peladen untuk URL tertentu. Ini dapat digunakan untuk memeriksa fungsionalitas peladen web dengan meminta '*' daripada fungsionalitas sumber tertentu.
8.    CONNECT
Menukarkan koneksi permintaan dengan terowongan TCP/IP transparan, biasanya untuk memfasilitasi komunikasi terenkripsi SSL (HTTPS) melalui proksi HTTP tak terenkripsi.
9.    PATCH
Menerapkan modifikasi parsial terhadap sumber.
Peladen HTTP di minta untuk mengimplementasikan sedikitnya metode GET dan   HEAD dan jika mungkin metode OPTIONS.

CARA KERJA HTTP

HTTP muncul di awal setiap alamat halaman web, HTTP menetapkan standar untuk pertukaran di tingkat aplikasi pesan antara perangkat di web. Semua layanan web di jalankan melalui protokol ini. HTTPS adalah variasi dari HTTP, dimana browser menambahkan lapisan enkripsi.

World wide web consortium dan internet engineering task force bekerja untuk pengembangan HTTP, Protokol ini digunakan untuk pengambilan interlink dokumen teks di layani oleh web dan untuk mengakses sumber daya melalui web dengan menggunakan URL (uniform resource locator)

Cara kerja protokol menetapkan bagaimana komputer berkomunikasi satu sama lainnya. Protokol adalah seperangkat aturan dan prosedur yang  harus di ikuti oleh komputer untuk menerima dan mengirimkan pesan. Protokol yang paling umum di gunakan saat ini adalah SMTP,FTP,IMAP,POP3,dll.

FUNSI HTTP

Fungsi HTTP menetapkan  bagaimana pesan di format dan di transmisikan dan tindakan apa dari web server dan browser untuk merespon berbagai macam perintah.


REFERENSI